Mengelola Warnet Sehat

Post On: 1 Desember 2013
Mei 8, 2015

Warnet Sehat – Sebenarnya ini suatu pengalaman pribadi yang sudah lumayan lama saya jalani, kurang lebih 3 tahun. Bukan masalah yang gampang memang mengelola bisnis ini, tapi saya menyukai dan menikmatinya. Banyak suka dan dukanya, tetapi karena lebih banyak sukanya, makanya saya dan Amri (anak saya) masih setia untuk menjalaninya. Walaupun di bisnis ini juga saya menyimpan tragedi yang menyayat hati, tapi biarlah saya simpan sendiri. Karena saya masih melihat banyak manfaatnya dibanding dukanya terutama dalam proses mendidik anak-anak dan mahasiswa dalam berinternet sehat, baik itu untuk games online maupun untuk riset dan pembuatan tugas-tugas sekolah dengan browsingnya.

Mengelola Warnet Sehat

 Mengelola Warnet Sehat

Kebetulan sekali, saya dan Amri penggemar internet bahkan mungkin sudah kecanduan yaa dengan dunia internet. Ibaratnya kalau sehari tidak berinternet dan berselancar di dunia maya, terasa dunia ini begitu sepi. Yeah, saya kangen sekali; kangen baca koran, kangen baca email dan segudang informasi yang bisa saya peroleh setiap harinya.

Makanya saya sering di komputer atau online, yaa karena memang bisnis saya adalah warnet dan saya adalah penjaga dan pemiliknya sekaligus. Kalau saya tidak memanfaatkan untuk hal-hal yang positif, yaa saya rugilah. Semua cara saya optimalkan dari berbagai segi termasuk di dalamnya saya mengimbanginya dengan side business. Jadi sambil saya jaga warnet, waktunya saya pergunakan juga untuk belajar menulis, membuat komen sana sini dan juga baca-baca untuk  mencari informasi. Apalagi dengan speed yang jauh lebih cepat, bahkan sekarang sampai 3 Mb, akan memudahkan saya berselancar dan browsing sana-sini.

Banyak tetangga/orang tua merekomendasikan untuk datang saja ke warnet saya, karena mereka tahu siapa saya dan bagaimana saya mengelola bisnisnya. Saya termasuk orang tua yang tegas dalam hal menjaga peraturan, apalagi yang menyangkut karakter dan moral. Tetangga saya tahu kalau saya juga bekerja sebagai pengajar, makanya mereka lebih salut lagi. Karena mereka percaya, saya tidak akan menjerumuskan anak-anak mereka jika bermain di warnet kami.

Malah saya lebih banyak mengajari anak-anak yang bermain disini, karena sistem warnet kami terbuka. Jadi apapun yang mereka buka, saya bisa melihat. Tidak ada pembatas antara satu komputer dengan yang lainnya, karena memang saya tidak menghendaki privacy di warnet kami. Sistem kami adalah terbuka dan kami tidak buka 24 jam, jam 10 an maksimum kami sudah tutup seringnya, kecuali mereka yang harus   menyelesaikan tugas. Biasanya saya kasih toleransi untuk menyelesaikannya.

Begitu juga orang tua tahu bagaimana saya sangat perhatian terhadap perkembangan anak dan juga ilmu pengetahuan. Kebanyakan pelanggan yang datang ke tempat saya adalah untuk browsing, riset dan menulis paper baik anak-anak maupun mahasiswa. Ada memang yang datang untuk bermain game online maupun game offline. Tapi semua itu sudah di screen oleh Amri. Dia tahu game-game yang bagus terus dia ajarkan juga ke teman-temannya yang lain. Justru untuk games ini Amri lebih mumpuni dibanding saya, sementara untuk browsing dan mencari sesuatu untuk tugas-tugas biasanya mereka minta tolong ke saya.  Jadi kami benar-benar melakukan pembagian tugas, seperti partner yang serasi.

Demikian juga untuk anak-anak yang sedang belajar bermain game online, saya tunjukkan website mana yang bagus sesuai dengan usia anak-anak tapi yang menyangkut pendidikan. Memang kebanyakan anak laki-laki lebih sering bermain di warnet kami dibanding anak-anak perempuan. Tapi sekarang anak-anak perempuan sudah mulai kenal dengan game online. Disamping juga remaja SMP dan SMA/SMK. Bagi anak-anak SD, saya bukakan websitenya dan ajarin cara mainnya, setelah mereka bisa baru saya tinggal. Tapi tetap saya berada dalam satu ruangan.

Karena saya dekat dengan orang tua sekaligus anak-anak yang bermain disini, sampai-sampai salah satu dari orang tua pelanggan bilang, “Bu nggak usah pindah, disini saja. Saya suka kalau anak saya main di warnet ini. Jadi anak saya nggak jauh-jauh bermainnya.” Batin saya, halaah emang ini rumah saya, lha saya yaa nyari yang terbaik lah dalam hal segalanya.

Lha bisnis ini bagi saya hanya  sebagai stepping stone, bukan untuk selamanya. Kalau ada yang lebih baik/lebih menghasilkan, yaa pelan-pelan saya lepaslah. Untuk bisa dapat bisnis yang benar-benar bagus, kita harus menjajagi berbagai jenis bisnis. Mungkin warnet masih tetap jalan, tapi yang menjalankan belum tentu saya khan? atau Siapa tahu warnet saya berubah jadi Cafe dengan fasilitas wifi nya, hehehehe ngarep.com. Masih ingat khan dengan D’ Marco Cafe .. menggabungkan Cafe and martabak atau martabak naik kelas.

Begitulah sekelumit dari warnet saya. Mungkin belum lengkap yaa, tapi sekedar informasi saja bahwa tidak selamanya warnet itu jelek atau menyebarkan kekerasan dan pornografi. Saya pikir semua itu tergantung siapa pengelolanya. Memang antara pemilik sama pengelola bisa beda, kebetulan saja saya pemilik sekaligus pengelolanya. Itulah sebabnya setiap saya selesai kerja, ingin rasanya cepat segera pulang. Karena saya punya tanggung jawab yang lainnya lagi.

Saya juga punya bisnis sampingan yang lain, laundry dan dry cleaning. Usaha ini sudah dipercaya oleh banyak tetangga saya. Saking percayanya banyak pelanggan saya cuma naruh/ninggalin saja baju-baju yang kotor dalam tas, tanpa peduli apa isinya dan tidak meminta kuitansi. Tahu-tahu cucian sudah bersih dan tinggal diambil. Apakah saya yang mencuci semua baju-baju sendiri?. Tidaklah, saya hanya sebagai pihak ketiga saja, tapi pelanggan saya sudah begitu percaya untuk mengurus semua laundry nya.  Ah! lagi-lagi kepercayaan memang sangat mahal dan saya tidak mau mengecewakan pelanggan saya. Masih adakah bisnis yang lain??? Ada …  but the story just stops here, hehehhe.

Bagaimana menurut Anda? Sekedar sharing saja mumpung sekarang sedang giat-giatnya mengembangkan atau mewujudkan internet/warnet sehat. Insha Allah warnet saya termasuk salah satu warnet yang sehat, karena saya sendiri yang mengelola dan mengawasinya. Saya tahu betapa pentingnya karakter dan moral dalam rangka mewujudkan masa depan anak atau generasi muda yang lebih baik.

Tag: ,

Related to Mengelola Warnet Sehat