Hukum Warnet Menurut Pandangan Agama

Post On: 25 Agustus 2017
Agustus 25, 2017

Hukum Warnet Menurut Pandangan Agama – Dalam usaha yang telah di rintis itu punya niat yang baik untuk mencari rezki dengan cara yang halal, tapi kita tahu dan menyadari kalau para pengunjug warnet kita tidak semua memanfaatkan fasilitas warnet untuk hal hal yang halal dalam pandangan agama islam.

Kadang para pengunjung masuk ke situs situs por** atau warnet kita di jadikan main game perjudian , dan bagaimana agar penghasilan yang di peroleh bias membawa berkah pada kita dan perhitungan besarnya kita mengeluarkan zakat..?

Hukum Warnet Menurut Pandangan Agama

Hukum Warnet Menurut Pandangan Agama

1. Hukumnya tergantaung aturan keuangannya,  jika bercampur jadi haram semua, jika dipisah maka yang dari hal haram hukumnya haram, yang subhat ya subhat, yang halal ya halal. Saya sarankan saudara pisahkan sebaik mungkin antara yang halal, yang haram dan yang subhat.Tentu ini karena dari awal usaha ini diniatakan degan cara halal, Perkara haram tadi datang sebagai sesuatu yang baru, Tapi jika konsepnya dari awal memang menyediakan fasilitas haram maka beda hukumnya, bisa dianggap usaha haram karena sudah tdak lagi dapat dipisahkan.

2. Agar uang anda barokah,
A. pastikan usaha anda halal, jika ada hal haram yang masuk maka pisahkan dan jangan pernah disentuh, penggunaanya ada fiqihnya sendiri.
B. keluarkan zakat secara rutin. Ketiga, keluargkan sadaqahnya, Keempat, berdoalah kepada Allah agar rizki anda diberkai Allah

3. Perhitungan zakatnya, pendapatan kotor per tahun, dikurangi biaya dan hutang (cicilan berjalan, bukan hutang secara keseluruhan), muncullah keuntungan, dari situ ambil 2,5 % nya. Ada pendapat yang lebih berhati-hati, yaitu dengan menghitung zakat dari pendapatan kotor, sebelum dikurangi cicilan. Saudara bisa pilih.

Pencerahan ini merupakan pengalaman dari saya yang telah menjaga warnet. untuk itu saya share, Semoga Bermanfaat , ~ amin.

Tag:,

Related to Hukum Warnet Menurut Pandangan Agama